Port Numbay Wone - Ratusan Ribu orang Papua yang membagi identitasnya ke dalam berbagai unsur ormas maupun lembaga Adat dan Agama, berjalan dari Abepura ke Jayapura menolak Otonomi Khusus yang sudah tidak bersahabat erat lagi dengan orang Papua.
buktinya, sudah terjadi penolakan Pemerintah terhadap SK Majelis Rakyat Papua (MRP) No.14/2009 serta berbagai alasan lain yang lama terpendam dalam diri orang Papua yang juga terungkap dalam yel-yel isi orasi.
Jumat (18/6/2010) menjadi hari yang bersejarah dalam perjuangan tanpa kekerasan yang dilakukan oleh koordinator penggalangan masa dan koordinator demo beserta seluruh masa.
Mereka kemudian melakukan long mars dan melakukan orasi di Kantor DPRP Papua.
Akibat aksi unjuk rasa ini, jalan alternatif Entrop-Sky Line yang selalu sepi, kini menjadi ramai dan dipadati kendaraan dari arah Abepura maupun Entrop.
Sekitar 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Polda Papua disiagakan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa.
soal keamanan sudah tampak jelas aman-aman saja, namun soal suhu politik tuntutan merdeka mulai melangit, hal ini dapat dilihat dari seberapa besar orang Papua yang kecewa terhadap Kawan Mereka yang banyak uang tapi tidak memiliki hati yang disebut "KEBIJAKAN DI ERA OTSUS". (WK)